Beauty of KETEB PASS

Rabu, 27 Oktober 2010

2 komentar
Location Ketep Pass not far from the central town of Magelang, only around 25 km only. If moving from Magelang, about 10 km south on the left path, you'll see a big crossroad named Blabak, berbeloklah to the left and follow the highway, to less than distance of 16 km with tracks that are increasingly narrow, winding and uphill. But do not worry, road conditions have been very well until it is safe to go through any type of vehicle. You also do not have to worry about getting lost, clues to the direction of the object Ketep Pass has installed large by Magelang regency.
KPass etep inaugurated on October 17, 2002 by President Megawati as one of the supporting tour route SOSEBO or Solo Borobudur Selo. Initial function Ketep Pass are viewing post, given its location that is very fitting to see the range of mountains which became "mahagelang" for Magelang. From this place, so near Merapi seen from the reach of the hand, coupled with Merbabu. Both seemed to complement each other and illustrate the existence of equilibrium, where Merapi always bubbling with its activity, while Merbabu quiet and peaceful with lush forests. In addition, Sumbing,
Sindoro and Menoreh also look graceful from this Ketep hill, while in the middle lies the green valley of Magelang and marked with a small hill named Tidar.

Over time, Ketep Pass continues to clean up, not only a reliable view post it here. Central Java Provincial Government to build a facility that is named Volcano Theatre, a theatrical film about the history and travel activity of Mount Merapi, one of the most active volcanoes in the world. Then, there are also facilities binoculars tool that can be used by visitors
to observe the peak of Merapi, is not free, but the rent is not too expensive.
A Museum of rock specimens and photographs were found in the Merapi area Ketep Pass. Inside, visitors can get interesting information about kegunungapian. Interestingly, at the top tourist attraction, there is an open space called the Court of Panca Arga. In this courtyard, you can set yourself up at 5 peaks (Merapi, Merbabu, Cleft, Sindoro and Slamet) and know exactly how much height. Even if the weather support, you can observe yourself these five mountains, including Mount Slamet, the highest mountain in Central Java, which was situated so far from Magelang District.
Tired of traveling? Please enjoy roasted corn provided a lot of traders in the surrounding object view post this. Do not worry when you need a small room or rooms, are all available and feasible for use. Two things I need to suggest, first, visit to Ketep Pass in the morning, because that's the best time to look at the pride and elegance of Merapi. In the morning, yet a lot of fog and cloudthat covered the views you enjoy " bleger"Merapi . Second, if you are not familiar with cold weather, bring a jacket to warm the body, because the temperature in Ketep Pass enough to sting the skin with a cold.

Oh yes, if there is excess time, continue the journey to the waterfall Kedung Kayang and Sentry Pandang Selo is located not far from Ketep Pass. No less beautiful. Only, you must persist strong self-walking, because the location of waterfalls Kedung Kayang could not be reached by vehicles, even motorcycles.

That's it. Once visited, I'm sure you'll want to come back. Aura Merapi will force you to feel longing looked at again.

KETIKA LANGIT MENDUNG SEMAKIN GELAP

Selasa, 26 Oktober 2010

2 komentar
Buram semakin hitam dalam ambisi yang tak terkendali! mata tertutup keinginan yang senantiasa munusuk ulu hatiku. memyesakkan dada karena sulit terealisasi dan hanya terpendam saja. setiap bertambah dan setiap itu pula tidak ada yang bisa terungkap dalam bentuk karya yang nyata.seperti mimpi yang masih mentah tapi siap membusuk. tanpa ada selang untuk matang dan siap dinikmati... tiba-tiba hilang begitu saja. apakah ini yang dinamakan nasib? takdir? atau sejenis kata lain yang sama artinya?
kemarin aku melihat manusia memakan dagingnya sendiri... dan hari ini akumelihat manusia otaknya sendiri. kreatifitasinya dibayar hanya dengan sebungkus nasi goreng. harga diri sebatas di tangan anak istri. kita kalah... tanpa adanya jalan untuk menang. akan diam saja susah! harus mengalir bersama aliran yang sudah ada... walaupun mengalirnya tak tentu arah dan siap untuk tebuang. tapi kita mau!!!....
besok matahari akan telambat terbit, mendung minta jatah untuk lebih berlama-lama nongol di atas kepala kita. dan malam sudah tidak tahan untuk menunjukkan kegagahannya...gulita dan hitam! samar.... dan hancur perlahan-lahan! lama-lama sirna.......

( oleh kawan saya :) Pardhie Nyioer )
ni Fbnya :) http://www.facebook.com/profile.php?id=1722009929

MAAF LAGI DALAM PERBAIKAN :)

Minggu, 24 Oktober 2010

2 komentar
Maaf temen temen ....Blognya baru direnovasi jadi harap maklum..salam bingung tengs :)

AMBROLNYA STUDIOKU SAYANG

Sabtu, 23 Oktober 2010

6 komentar



STUDIO Nyioermelambuai Solo Cakep Beudzt terkena musibah.efek dari banjir bah di wasior, studio nyioer mengalami ambrol dan menimpa sejumlah warga sekitar studio yang kurang kerjaan! BUTUH SIMPATISAN DAN BANTUAN DONATUR BUAT SEMUA TEMAN2 NYIOER untuk memberi santunan dana pembenahan studio! AYO TEMAN2 BANTULAH KAMI!

MATUR NUWUNNN.........!!!!!!!!!

SAHABAT :D

Jumat, 22 Oktober 2010

0 komentar
     Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri. Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.  Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya…
    Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan - dikecewakan, didengar - diabaikan, dibantu - ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.
    Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
      Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis. Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Ingatlah kapan terakhir kali kamu berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping kamu ?? Siapa yang mengasihi kamu saat kamu merasa tidak dicintai ?? Siapa yang ingin bersama kamu saat kamu tak bisa memberikan apa-apa ??

PRAMBANAN, RORO JONGGRANG YANG EKSOTIC

Kamis, 21 Oktober 2010

2 komentar
Terletak 13 Km dari kota Klaten, menuju barat pada jalur jalan ke Yogyakarta dan 17 Km dari Yogya menuju timur pada jalur jalan ke kota Klaten/Surakarta,Candi Prambanan atau Candi Rara Jonggrang adalah candi Hindu terbesar di Jawa Tengah. Secara administratif kompleks candi ini berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Masyarakat menyebut candi ini dengan nama candi Larajonggrang, suatu sebutan yang sebenarnya keliru. Rara dalam bahasa Jawa untuk menyebut anak gadis. Dalam cerita rakyat, Rara Jonggrang dikenal sebagai putri Prabhu Ratubaka yang namanya diabadikan sebagai nama peninggalan kompleks bangunan di perbukitan Saragedug sebelah selatan Candi Prambanan.
Dikisahkan dalam cerita tersebut ada seorang raksasa bernama Bandung Bandawasa yang memiliki kekuatan supranatural. Dia ingin mempersunting putri Rara Jonggrang. Untuk itu dia harus membuat candi dengan seribu arca didalamnya dalam waktu satu malam. Permintaan tersebut dipenuhi oleh Bandung Bandawasa, namun Rara Jonggrang curang sehingga pada saat yang ditentukan candi itu belum selesai, kurang sebuah arca lagi. Bandung Bandawasa marah dan mengutuk putri Rara Jonggrang menjadi pelengkap arca yang keseribu. Arca tersebut dipercayai sebagai arca Durgamahisasuramardhini yang berada di bilik utara Candi Siwa.
Kompleks Candi Prambanan mempunyai 3 halaman, yaitu halaman pertama berdenah bujur sangkar, merupakan halaman paling suci karena halaman tersebut terdapat 3 candi utama (Siwa, Wisnu, Brahma), 3 candi perwara, 2 candi apit, 4 candi kelir, 4 candi sudut/patok. Halaman kedua juga berdenah bujur sangkar, letaknya lebih rendah dari halaman pertama. Pada halaman ini terdapat 224 buah candi perwara yang disusun atas 4 deret dengan perbandingan jumlah 68, 60, 52, dan 44 candi. Susunan demikian membentuk Seni hias yang sangat menarik di kompleks Candi Prambanan ini adalah hiasan-hiasan yang berupa relief arca dewa Lokapala (8 dewa penjaga arah mata angin) yang dipahatkan pada dinding luar kaki Candi. 
Disamping itu, juga terdapat relief cerita Ramayanadan Kresnayana. Relief Ramayana dipahatkan pada dinding dalam pagar langkan Candi Siwa di candi Brahma. Relief Kresnayana dipahatkan pada dinding dalam pagar langkan Candi Wisnu. Selain relief arca Dewa Lokapala, relief Ramayana, dan Kresnayana, seni hias di kompleks Candi Prambanan yang menonjol adalah hiasan yang lazim disebut motif prambanan, yaitu suatu hiasan pada batur candi yang berupa seekor singa yang dalam posisi duduk diapit oleh pohon kalpataru (= pohon hayati/pohon kehidupan). Hiasan semacam ini hanya terdapat di candi Prambanan sehingga disebut dengan motif candi prambanan.
Hiasan-hiasan lainnya yang banyak menghiasi dinding luar batur candi adalah pohon kalpataru yang diapit sepasang mahluk kayangan yang lazim disebut kinara-kinari (= mahluk berkepala manusia berbadan burung). Di sekitar candi Prambanan dapat dikunjungi pula beberapa candi Budha seperti candi Sajiwan, candi Lumbung, candi Sewu dan candi Plaosan. Selama bulan Mei sampai Oktober pada saat bulan purnama di plataran terbuka candi Prambanan diadakan Sendratari Ramayana yang dimulai pada pukul 19.00 - 21.00 wib.